UPACARA ADAT
Secara etimologi upacara adat terdiri dari istilah, yakni upacara dan adat. Upacara adalah serangkaian kegiatan yang dilakukan oleh sekelompok orang yang memiliki aturantertentu sesuai dengan tujuan. Sedangkan adat adalah wujud idiil (adat tata kelakuan) dari kebudayaan yang berfungsi sebagai pengaturan tingkah laku.
Kebiasaan ini bersangkutan dengan hal-hal yang bersifat magis religius dari kehidupan penduduk asli meliputi kebudayaan, norma serta aturan.
UNSUR-UNSUR
a. Lokasi Upacara
Tempat untuk melaksanakan upacara adat biasanya adalah lokasi yang diangggap keramat atau sakral oleh masyarakat setempat. Lokasi hanya dapat dikunjungi oleh orang-orang yang mempunyai kepentingan, seperti orang yang terlibat dalam pelaksanaan upacara adat.
b. Waktu Pelaksanaan
Tradisi ini dilakukan pada waktu-waktu tertentu, misalnya di daerah Jawa Tengah jadwal upacara adat berpatokan terhadap kalender Jawa. Upacara adat dapat dilakkan pada masa-masa tertentu, seperti masa panen sebagai wujud rasa syukur.
c. Benda dan Peralatan Upacara
Dalam melaksanakannya, umumnya masyarakat membawa benda-benda atau persyaratan seperti sesaji sebagai bentuk seserahan terhadap kepercayaan yang dipegang.
d. Orang-Orang yang Terlibat
Masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan tradisi upacara meliputi pemimpin prosesi upacara dan beberapa orang yang paham dan mengerti ritual yang dijalannya.
FUNGSI DAN TUJUAN UPACARA ADAT
Tujuan diadakan upacara adat salah satunya untuk keselamatan diri, keluarga serta masyarakat dalam suatu lingkungan sosial. Menurut Notosudirjo 1990, fungsi sosial upacara adat dapat dilihat pada kehidupan sosial masyarakat, yakni adanya pengendalian sosial, sosial media, norma sosial dan pengelompokan sosial. Seorang antropologi agama juga menjelaskan mengenai tujuan upacara adat, yaitu sistem simbol berfungsi sebagaian pengintegrasi antara etos dan pandangan hidup. Etos merupakan sistem nilai budaya. Sedangkan pandangan hidup adalah konsepsi warga masyarakat terhadap dirinya, alam sekitar dan segala sesuatu yang ada pada lingkungan sekitar.
UPACARA ADAT SEDEKAH BUMI
Sedekah Bumi adalah upacara atau kegiatan yang bertujuan untuk mengingat Sang Pencipta karena telah memberikan rahmat kepada manusia, khususnya kepada keluarga petani yang hidupnya bergantung pada hasil bumi pertanian. Cara untuk melakukan sedekah bumi sangat sederhana, umumnya dilakukan dengan pawai karnaval atau semacam "pamer" hasil bumi keliling desa, seperti mengarak ketela pohon, mangga, jagung, padi dan sebagainya tergantung hasil bumi yang melimpah di daerah tersebut.
Komentar
Posting Komentar